Site icon Produsen Trafo Dan Pusat Penjualan Komponen Terlengkap Di Indonesia – PT. Mettakindo Dayakubus

Mobil Tenaga Angin Ramah Lingkungan

Daftar Isi

Mettakindo.comMobil tenaga angin ramah lingkungan yang hanya digerakan oleh udara terus diteliti di Indonesia, Cina, Jepang, Perancis, dan India. Masalah uji emisi gas tampakya akan menjadi sejarah. Mesin yang pasti lulus uji emisi ini ternyata telah menjadi favorit di masa mendatang. Hampir semua negara maju saat ini sedang berlomba mengembangkan mobil berpenggerak angin yang paling efisien untuk dapat diproduksi secara masal.

Mobil Tenaga Angin Ramah Lingkungan

Mobil Tenaga Angin Ramah Lingkungan

Di Indonesia sendiri telah terdapat peneliti yang mencoba membuat mobil bertenaga angin dari mobil bekas yang dimodifikasi. Di India telah memulai memproduksi secara komersial untuk kepentingan tertentu. Demikian juga dengan eropa yang telah menghasilkan banyak prototype dan mesin mobil dengan penggerak angin.

Bahkan dikabarkan BMW berpeluang meluncurkan jenis mobil dengan penggerak angin ini secara komersial. Namun, yang membuat kita bertanya-tanya adalah kapan kita akan melihat ratusan bahkan ribuan mobil bertenaga angin berada dijalan raya layaknya mobil dengan penggerak bahan bakar fosil?

Beberapa saat yang lalu terdapat sebuah gambar yang kembali mengingatkan kita akan pentingnya mobil dengan tenaga angin. Dalam foto tersebut terlihat seseorang berada di dekat knalpot mobil buatan Cina dan bernafas tanpa kuatir akan emisi buang apapun. Karena memang hanya udara saja yang keluar dari knalpot tersebut.

Cara Kerja Mobil Bertenaga Angin

Sebuah pengerak angin pada dasarnya tidak banyak berbeda dengan pemanfaatan kompresor angin pada peralatan perkakas mesin maupun sebuah screw driver angin. Namun, pada mesin mobil, penggunaan udara tersebut dimaksimalkan lagi.

Cara yang terbaru adalah mengunakan prinsip fisika udara yaitu udara menyusut bila di dinginkan dan mengembang atau memuai jika di panaskan. Prinsip inilah yang mengilhami pembuatan mobil tenaga angin yang efisien tanpa banyak menggunakan sumber tenaga lain.

Udara yang telah didinginkan dimampatkan ke dalam sebuah tabung yang kemudian kembali dimuaikan untuk mendapatkan volume yang lebih besar sebagai pengerak. Cara tersebut merupakan cara yang sangat sederhana sekaligus cerdas.

Udara tersebutlah yang nantinya dipergunakan untuk mengerakan poros mobil, sehingga sama sekali tidak melibatkan pembakaran menggunakan bahan bakar fosil. Tidak ada polusi dan tidak ada emisi buang berbahaya yang ada dalam knalpot.

Lalu apakah konsep mobil tenaga angin ramah lingkungan tersebut nantinya bahkan cukup untuk menghasilkan tenaga yang cukup untuk menggerakan kompresor, mendinginkan dan memanaskan udara tanpa melibatkan sumber tenaga dari luar ? Kita tunggu saja perkembangannya.

Exit mobile version