Site icon Produsen Trafo Dan Pusat Penjualan Komponen Terlengkap Di Indonesia – PT. Mettakindo Dayakubus

Treatment Purifikasi Dan Fungsi Berbagai Jenis Oli Trafo

Daftar Isi

Mettakindo.com – Treatment Purifikasi Dan Fungsi Berbagai Jenis Oli Trafo. Transformer diisi dengan oli untuk berbagai alasan antara lain sebagai pendingin dan isolasi. Sedangkan treatment oli trafo dapat diklasifikasikan sebagai filtrasi dan regenerasi dan pergantian.

Fungsi lain oli selain sebagai pendigin adalah juga mengurangi dengung, percikan, serta mencobah ionisasi atau korona.

Minyak trafo tidak hanya dipergunakan untuk trafo, tetapi juga untuk kapasitor dan switch tegangan tinggi yang banyak kita temui sehari-hari.

Treatment Purifikasi Dan Fungsi Berbagai Jenis Oli Trafo

Treatment Purifikasi Dan Fungsi Berbagai Jenis Oli Trafo

Awak Mula Cairan Pendingin Trafo

Pada awal perkembanganya, oli trafo banyak menggunakan Polychlorinated Biphenyl. Namun seiring waktu, cairan tersebut dicurigai sebagai karsinogen atau penyebab kanker. Hal ini menyebabkan sejak tahun 1979, cairan pendingin tersebut dilarang penggunaannya di Amerika Serikat.

Jenis Oli Trafo Modern

Oli trafo yang saat ini banyak dipergunakan adalah jenis ASTM D3487 berupa oli mineral. Terdapat 2 jenis oli yang digunakan saat ini yaitu :

Jenis Oli Tipe I

Jenis oli tipe I dipergunakan untuk peralatan yang tidak menuntut ketahanan terhadap karat. Oli tipe I dan II tidak banyak berbeda dalam hal fungsi, Perbedaan utama terletak pada konten inhibitor oksidasi. Oli tipe I tidak dapat memiliki 0,08 persen zat penghambat.

Jenis Oli Tipe II

Jenis oli tipe II dipergunakan untuk peralatan yang memerlukan perlindungan yang lebih baik terhadap oksidasi. Jenis oli tipe II ini memiliki kurang dari 0.3% inhibitor oksidan dan memiliki suhu penguapan yang lebih tinggai hingga mencapai 294,99 F, sehingga ketahanan oli ini bisa diandalkan.

Pembagian jenis trafo semakin kabur seiring berkembangnya teknologi oli yang tersedia di pasaran. Kualitas oli yang semakin baik saat ini menyebabkan jenis tipe yang dipergunakan tidak lagi terlalu dipermasalahkan. Namun tetap harus diperhatikan adalah voltage insulation dari oli memiliki perbedaan.

Tujuan Pengujian Oli Trafo

Memilih jenis oli yang baik dan cocok sebagai pengganti oli trafo bukanlah hal yang sederhana. Bagi produsen, biasanya memiliki fasilitas pengujian yang leibh lengkap dibandingkan dengan bagian perawatan internal perusahaan.

Namun, seorang teknisi dapat menggunakan katalog atau data spesifikasi oli yang umumnya tersedia di perusahaan penjual oli. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam katalog sebagai referensi baik tidaknya kualitas oli adalah sebagai berikut:

Jenis Treatment Oli Trafo

Treatment yang dilakukan bertujuan untuk mengembalikan kondisi oil trafo ke kondisi optimal melalui berbagai proses antara lain filtrasi dan regenerasi.

Proses Filtrasi

Proses Filtrasi yang umum dilakukan adalah bertujuan untuk menyaring butiran debu yang masuk selama pemakaian. Proses ini dapat menyaring pratikel halus yang berada dalam oil agar kembali bersih dan mampu melakukan pekerjaan sebagai pendingin dan insulasi arus.

Filtrasi juga dilakuan menggunakan filter jenis kertas untuk memisahkan air dari campuran oli. Filter yang dipergunakan diharapkan dapat menyerap kelembaban kandungan air dalam oli.

Filtrasi lain yang dipergunaan adalah menggunakan magnet filtrasion dengan tujuan untuk menghilangkan kandungan oksida dan material magnetik yang terkandung dalam oli melalui Coarse Metal Mesh atau jaring magnetik untuk menjaring partikel logam.

Proses Vacum Dehydration Oli Trafo

Proses tersebut dilakukan dengan cara menurunkan tekanan permukaan oli agar penguapan air lebih mudah terjadi. Kondisi oli dipanaskan hingga mencapai 60oC sehingga tingkat kandungan air dalam oli akan terkuras. Yang harus diperhatikan dalam melakukan proses tersebut adalah tidak meinisialisasikan pada suhu yang terlalu tinggi. Suhu yang terlalu tinggi berpotensi merusak oli.

Proses Regeneration Oli Trafo

Proses ini merupakan proses ekstra yang harus dilakukan pada oli yang pemakaiannya sudah lama ataupun di medan yang berdebu dan lembab. Filter berupa silica gel yang terpasang tampaknya tidak mencukupi, sehingga harus dilakukan filtrasi tambahan baik menggunakan silika ( SiO2 ) maupun aktif alumina (AL203).

Exit mobile version